Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2018

BELAJAR BAGAIMANA CARANYA BELAJAR #NHW5

_NICE HOMEWORK #5_ _MATRIKULASI INSTITUT IBU PROFESIONAL  BATCH #4_ 📝 *BELAJAR BAGAIMANA CARANYA BELAJAR*📝 (Learning  How to Learn) Setelah malam ini kita mempelajari  tentang “Learning How to Learn”  maka kali ini kita akan praktek membuat *Design Pembelajaran* ala kita. Kami tidak akan memandu banyak, mulailah mempraktekkan "learning how to learn" dalam membuat NHW #5. Munculkan rasa ingin tahu bunda semua tentang apa itu design pembelajaran. Bukan hasil  sempurna yg kami harapkan, melainkan "proses" anda dalam mengerjakan NHW #5 ini yg perlu anda share kan ke teman-teman yg lain. Selamat Berpikir, dan selamat menemukan hal baru dari proses belajar anda di NHW #5 ini. Salam Ibu Profesional, /Tim Matrikulasi IIP/ ===================================== Tugas kali ini, sebagai ibu dan istri perlu belajar bagaimana caranya belajar.  Tahun 2018, saya sedang menarik energi positif mewujudkan harapan menjadi ibu dan istri ideal. Tak dip...

Mendidik dengan Kekuatan Fitrah #NHW4

📚NICE HOME WORK #4 🍀MENDIDIK DENGAN KEKUATAN FIITRAH 🍀 Bunda dan calon bunda peserta matrikulasi IIP, masih semangat belajar? a. Mari kita lihat kembali Nice Homework #1 , apakah sampai hari ini anda tetap memilih jurusan ilmu tersebut di Universitas Kehidupan ini? Atau setelah merenung beberapa minggu ini, anda ingin mengubah jurusan ilmu yang akan dikuasai? Jawaban : Kembali ke Nice Homework #1 , ternyata jurusan yang saya pilih masih sangat luas. Perbaikan akhlak memang prioritas utama dalam diri saya. Namun, saya ingin jurusan ilmu yang saya tekuni tidak hanya bermanfaat untuk diri saya saja tapi bisa bermanfaat untuk orang lain meskipun sedikit. Setelah perenungan, kegiatan saya selama beberapa tahun menjadi ibu rumah tangga yang nyambi online shop berjualan produk pelancar asi. Nampaknya saya 'nyaman' dengan menuliskan info-info seputar menyusui ketimbang upgrade ilmu programming yang sebelumnya saya sukai selama bertahun-tahun. Menjadi programm...

Membangun Peradaban Dari Dalam Rumah

Gambar
Tugas dari IIP kali ini cukup menantang buatku. Hehehe, Kenapa???? Pak suami bukan tipe yang betah baca teks panjang-panjang. Jadi, daripada sudah merangkai kata yang panjang tapi malah ga dibaca, lebih baik edit foto dan tunjukin. Edit foto dan nunjukin aja udah pakai perjuangan, selama ini mah cuma ala kadarnya. Inilah foto yang berkesan, ini honeymoon kami di pantai sawarna di akhir tahun 2016, padahal kami menikah tahun 2014 Terima kasih sudah saling menguatkan setelah kembalinya anak pertama kita, semoga bisa terus seperti ini tanpa ada batasan alam. Meski hanya satu paragraf, namun maknanya cukup dalam. Jika tanpanya yang tegar, pastilah pikiran juga tak tentu arah. Kehilangan anak pertama adalah sebuah ujian bagi kami. Terima kasih suamiku. Anakku, Alm Radu, terima kasih Allah telah titipkan engkau kepada kami selama 10 bulan terlahir ke dunia. Maafkan kami yang masih kurang perhatiannya selama mengasuh. Melalui alm, saya dan suami mendapat banyak pelajaran tentang hid...

Nice Homework 2 : Profesionalisme Perempuan

Status terus berubah, setelah menikah menjadi seorang istri, kemudian memiliki anak dan naik lagi menjadi seorang ibu. Sebelum menjadi nenek (insyaa Allah), berbenah diri untuk mempersiapkannya. Profesionalisme sangat dibutuhkan, supaya tidak menyesal akan waktu yang tak bisa diulang. Tidak muluk-muluk, hanya ingin menjadi wanita yang sehat, bermanfaat, menyayangi, disayangi dan dibanggakan. Pada bagian ini, saya akan mengelompokkan target kecil saya sebagai individu, istri dan ibu 1. Sebagai individu Secara spesifik, sebagai makhluk individu tentulah mempunya kengininan untuk membahagiakan diri sendiri. Begitupun saya, tetapi harus diimbangi dengan perbuatan yang baik. Beberapa perbuatan baik yang saya anggap perlu untuk meningkatkan kualitas diri, yaitu: Sehat jasmani, dengan rajin berolahraga minimal 10 menit setiap hari. Karena ini merupakan modal utama agar aktivitas berjalan lancar. Sehat rohani, dengan melaksanakan shalat tidak di akhir waktu, merutinkan tilawah...