Nice Homework 2 : Profesionalisme Perempuan

Status terus berubah, setelah menikah menjadi seorang istri, kemudian memiliki anak dan naik lagi menjadi seorang ibu. Sebelum menjadi nenek (insyaa Allah), berbenah diri untuk mempersiapkannya.

Profesionalisme sangat dibutuhkan, supaya tidak menyesal akan waktu yang tak bisa diulang. Tidak muluk-muluk, hanya ingin menjadi wanita yang sehat, bermanfaat, menyayangi, disayangi dan dibanggakan.

Pada bagian ini, saya akan mengelompokkan target kecil saya sebagai individu, istri dan ibu

1. Sebagai individu
Secara spesifik, sebagai makhluk individu tentulah mempunya kengininan untuk membahagiakan diri sendiri. Begitupun saya, tetapi harus diimbangi dengan perbuatan yang baik. Beberapa perbuatan baik yang saya anggap perlu untuk meningkatkan kualitas diri, yaitu:
  • Sehat jasmani, dengan rajin berolahraga minimal 10 menit setiap hari. Karena ini merupakan modal utama agar aktivitas berjalan lancar.
  • Sehat rohani, dengan melaksanakan shalat tidak di akhir waktu, merutinkan tilawah minimal 1 lembar setiap hari, mendengarkan ceramah keagamaan minimal 2 hari sekali
  • Memasak, kegiatan yang masih belum bisa diaplikasikan setiap hari. Karena saat ini masih tinggal dengan mertua dan ipar, jadi masih belum pede. Tapi, minimal makanan untuk anak adalah buatan saya sendiri.
  • Menjadi anggota kelompok ekslusif. Sejak dulu memang sudah senang mencari, memilah dan bergabung ke kelompok-kelompok sosial yang ekslusif. Contohnya seperti IIP ini, bisa dapat ilmu yang baik dan berfaedah sehingga bisa menularkan ke keluarga, teman, sahabat.


2. Sebagai istri
Suami adalah pemimpin, mengetahui harapannya akan kriteria istri yang baik adalah keharusan. Keinginannya hanya satu, istri yang tidak bawel. Memang tanpa sadar sering kali membicarakan hal tidak penting yang tidak ada manfaatnya, inilah salah satu hal yang harus selalu diperbaiki.
Namun, dibalik kalimat 'istri yang tidak bawel' ini, saya harus pandai mengolah rasa, berpikir positif dan dinamis. Sebagian besar wanita adalah bawel, segala sesuatu di komentari. Jadi, cermat terhadap sesuatu, ucapkan bila perlu, selebihnya cukup diam dan beraktifitas lain supaya tidak tergoda untuk melebarkan pembicaaraan.

3. Sebagai ibu
Selain sebagai pribadi dan istri yang baik. Menjadi ibu yang baik juga tak kalah penting. Saat ini yang utama adalah selalu mengajak anak bermain dan memperhatikan  kebersihaan dan kesehatannya. Beberapa harapan saya menjadi seorang ibu adalah yang dapat melakukan hal-hal berikut:
  • Mendampingi selama proses tumbuh kembang mereka. Karena pada umumnya anak adalah senang diperhatian. Setiap anak perlu stimulus agar fase-fase kehidupannya tercapai sesuai usia. Pendampingan dan pengarahan dari orang tua akan membentuk pribadi anak yang kuat. Ini bersifat jangka panjang hingga mereka dewasa. Karena setelah mereka menikah, saya tidak bisa lagi terlalu mengawasinya.
  • Mengajak anak-anak mengenal lingkungan dan tetangganya dengan ajak keluar minimal seminggu 3x selama 1 jam
  • Mengajak anak-anak bepergian, bisa piknik edukasi atau silaturahmi dengan keluarga non inti sebulan sekali
  • Membuat makanan yang sehat dan enak

Demikianlah beberapa ceklist indikator menjadi perempuan profesional. Semoga selalu istiqomah dengan apa yang sudah dituliskan. Semangat :-)

#NHW2
#MatrikulasiBatch#5
#ProfesionalismePerempuan

Komentar